Tidak Lolos Kartu Prakerja? Mungkin Ini Penyebabnya

Tidak Lolos Kartu Prakerja? Mungkin Ini Penyebabnya

Program pelatihan prakerja masih diminati oleh banyak kalangan masyarakat Indonesia. Sampai dengan hari Kamis, 23 April lalu, tercatat yang sudah melakukan registrasi sebanyak 7,65 juta orang. Beberapa waktu lalu, pemerintah mengatakan ada beberapa hal yang mungkin bisa saja membuat peserta tidak lolos saat mendaftar Kartu Prakerja.

Dilansir dari CNBC Indonesia, Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja Denni Puspa Purbasari menuturkan, ada empat kriteria untuk lolos administrasi di program prakerja. Di antaranya Warga Negara Indonesia (WNI), usia di atas 18 tahun, tidak sedang bersekolah ataupun menempuh pendidikan formal, dan belum/tidak menerima bantuan sosial (bansos) dari pemerintah.

denni puspa purbasari

Lebih lanjut, Ibu Puspa mengatakan, penyebab sebagian besar masyarakat tidak lolos menerima pelatihan prakerja, karena ada satu mekanisme verifikasi data kembali untuk menyaring ratusan ribu peserta setiap minggunya, agar tepat sasaran.

Manajemen dari kartu prakerja akan melakukan pengecekan terlebih dahulu mengenai NIK (Nomor Induk Kependudukan) atau nomor telepon. Ini untuk memastikan kembali apakah data terutama NIK sesuai dengan syarat yang telah ditetapkan pemerintah. Dalam pengecekan NIK akan dilihat usia dari pendaftar apakah usianya sudah 18 tahun atau belum.

Kemudian, manajemen akan mengecek server Kementerian Pendidikan untuk mengetahui apakah peserta sedang menempuh pendidikan kuliah atau sekolah. Pihak manajemen kartu prakerja juga akan mengecek foto selfie dengan KTP (Kartu Tanda Penduduk) untuk memastikan itu benar-benar peserta.

Selfie Data KTP

Beliau juga mengungkapkan kalau mekanisme ini menyaring dari 200.000 menjadi 168.111 peserta, jadi yang 30 ribu orang gagal ini kebanyakan tidak lolos karena kualitas selfie-nya kurang bagus dan tidak terbaca dalam sistem face recognition (teknologi pengenalan wajah).

Nantinya peserta yang belum lolos pada tahap ini dapat dengan mudah mendaftar kembali hanya dengan mengunggah ulang foto tanpa perlu memasukkan data dari awal. Seperti diketahui, pada gelombang pertama, pemerintah sudah meloloskan 168.111 peserta. Penerimaan peserta ini terjadi penurunan 31.889 orang dari yang sebelumnya ditargetkan terdapat 200.000 peserta yang akan menerima pelatihan.

Dilansir dari CNBC Indonesia, Direktur Komunikasi Manajemen Pelaksana Prakerja Panji Winanteya Ruky menambahkan juga, bahwa minggu ini sudah memasuki gelombang pendaftaran ketiga. Sementara publik masih menunggu pengumuman peserta yg lolos pada pendaftaran gelombang ke2, pendaftaran gelombang ke 3 sudah dibuka mulai hari ini Senin, 27 April 2020 sampai Kamis, 30 April 2020. Namun Beliau belum merincikan, berapa target peserta yang dapat mengikuti pelatihan prakerja di gelombang ketiga ini. 

Bagi Anda yang telah dinyatakan lolos pada gelombang pertama dan ingin memiliki kompetensi dibidang IT seperti :

  • Teknik Coding Dasar Untuk Menjadi Apps Developer
  • Pelatihan Strategi Praktis Menjadi Network Admin & IT Support
  • Tips & Trick Belajar Menjadi Java Apps Developer
  • Strategi Praktis Menjadi Database Admin Handal

Anda dapat menghubungi kami di kontak dibawah ini, Course-Net akan siap membantu Anda guna meningkatkan kompetensi di bidang IT.

Klik WA

Leave a Reply