Perbedaan Front-End dan Back-End Developer

3 April 2018 By 0 Comments

kursus jaringan komputer, kursus cisco jakarta, kursus networking, kursus jaringan komputer jakarta, kursus jaringan komputer cisco

Perbedaan Front-End dan Back-End Developer – Pernahkah kamu mendengar atau melihat perusahaan yang membuka lowongan kerja untuk front-end developerback-end developer. Apakah artinya istilah-istilah tersebut?

Seiring perkembangan teknologi, web telah berkembang menjadi lebih kompleks. Ini membuat developer juga menjadi lebih terspesialisasi. Artinya, seorang developer tidak harus melakukan keseluruhan proses dalam membangun sebuah web, tetapi fokus pada bagian tertentu saja, entah itu salah satu bahasa pemograman, framework, atau bagian teknikal lainnya.

Berikut akan dijelaskan lebih jauh mengenai pengertian masing-masing istilah di atas:

Front-End

Bagian front-end dari sebuah website adalah bagian yang langsung dilihat oleh userUser juga bisa langsung berinteraksi pada bagian ini. Bagian ini dibangun menggunakan HTML, CSS, dan JavaScript.

HTML (HyperText Markup Languange) adalah tulang punggung dari web. Semua website yang kamu kunjungi dibuat menggunakan HTML. HTML menentukan struktur dan konten website.

CSS (Cascading Style Sheets) adalah bahasa pemrograman yang mengontrol tampilan HTML pada halaman website. CSS menentukan warna, font, gambar background, dan bahkan bagaimana tampilan keseluruhan website-mu. Versi terakhir dari CSS adalah CSS3, yang menambahkan fitur seperti interaktifitas dan animasi dasar.

Kamu bisa menciptakan sebuah website hanya dengan menggunakan HTML dan CSS, tetapi yang benar-benar akan membuat website kamu tampil menarik adalah JavaScript. Dengan JavaScript, kamu bisa melakukan banyak hal, seperti interaktifitas, animasi yang lebih kompleks, dan bahkan kamu juga bisa membuat fully feature web application.

Front-end developer menggunakan HTML, CSS, dan JavaScript untuk coding website. Mereka menciptakan design website dan kemudian membuat website tersebut dapat berfungsi. Sebagian website hanya menggunakan HTML, CSS, dan JavaScript. Tetapi sebagian lainnya juga ada menggunakan back-end programming language.

Back-End

Back-end adalah bagian belakang layar dari sebuah website. Fungsi  back-end adalah mengatur isi konten, sistem keamanan, dan struktur website. Bahasa pemograman untuk back-end development diantaranya adalah PHP, Ruby, Python, dan banyak lainnya.

Satu hal yang akan kamu temui: beberapa perusahaan mem-posting lowongan kerja dengan kalimat “back-end developer”. Namun yang akan lebih sering kamu temui adalah lowongan pekerjaan untuk “Ruby developer”, “PHP developer”, “Phyton developer”  dll.

Seperti itulah perbedaan Perbedaan Front-End dan Back-End Developer. Tetap pantau postingan dari Course-Net untuk mengetahui informasi terkini seputar teknologi, dan untuk kamu yang ingin mendalami dunia teknologi bisa bergabung bersama Course-Net sesuai dengan kelas yang kalian butuhkan. Kelas cara menjadi seorang hacker misalnya.