Hacker, Lewat Android Malware Berhasil Memata-Matai Tentara Israel. – Baru-baru ini sekelompok Hacker yang di biayai oleh negara telah mampu memata-matai para tentara Israel. Hacker memanfaatkan ponsel android seorang prajurit dengan menggunakan Android Malware untuk bisa mematai-matai dan mencuri data.

cara menjadi hacker, belajar hacker, cara jadi hacker, belajar menjadi hacker, belajar jadi hacker

Penelitian yang baru dirilis oleh Lookout dan Kaspersky menyebutkan bahwa lebih dari 100 prajurit israel menjadi target penggunaan spyware. Yang mana prajurit tersebut adalah bagian dari Pasukan pertahanan Israel atau biasa disebut Israel Defense Force (IDF).

Spyware ViperArt, Telah Sukses Memata-Matai Tentara Israel

ViperArt adalah sebuah aplikasi yang secara khusus dirancang untuk membajak smartphone berbasis android tentara israel. Selain itu aplikasi ini menggunakan Remotely Exfiltrate data Of High Value, dimana ini bisa mengambil foto, rekaman, audio langsung dari perangkat yang telah disusupi.

Menurut salah satu perusahaan keamanan menyebutkan bahwa, prajurit IDF mampu dikelabui dengan teknik social engineering. Dimana para hacker menyamar menjadi menjadi para wanita menarik dari berbagai negara dan mengelabui prajurit lewat Facebook Messenger atau media sosial lainnya. Sehingga para hacker bisa mengajak para tentara untuk berkomunikasi lewat media sosial dan para prajurit tertipu sehingga mereka menginstal versi Trojan dari aplikasi chatting seperti CR dan Yeecall Pro.  Supaya berkomunikasi lebih mudah.

cara menjadi hacker, belajar hacker, cara jadi hacker, belajar menjadi hacker, belajar jadi hacker

Selain itu Android Malware juga telah didistribusikan menggunakan pipet tersembunyi di aplikasi smartphone android lainnya. Diantaranya seperti permainan biliar, Israel love song players, dan Move to IOS App. Dimana itu adalah aplikasi-aplikasi umum untuk warga Israel.

Selain aplikasi di atas juga ada WhatsApp yang menyamar meminta update dimana aplikasi menipu korban memungkinkan berbagi ijin untuk melaksanakan Spying. Dimana ini memungkinkan korban untuk mengeksekusi Command request serta memungkinkan hacker untuk mengontrol mikrofon telefon dan kamera, menguping serta melihat live streaming kamera.

ViperArt android malware juga mampu mengumpulkan berbagai data dari berbagai perangkat seperti geolocation, Log panggilan, foto pribadi, sms, melihat jaringan browsing internet hingga riwayat unduhan aplikasi.

Menurut penelitian para Hacker berhasil menerapkan Sistem Spionase Cyber yang mengorbankan puluhan perangkat mobile. Diantaranya adalah perangkat dari Samsung, HTC, LG, Huawei yang dimiliki oleh lebih dari 100 prajurit Israel.

Selain hampir 9000 file yang dicuri dari perangkat yang terinfeksi malware. File exfiltrated yang terinfeksi ini juga diidentifikasi oleh para peneliti Lookout. Dimana file tersebut adalah gambar yang terenskipsi, yang diambil dari kamera perangkat.

Namun, kemungkinan IDF bukan satu-satunya sasaran. Menurut Kaspersky, serangan ViperArt ini dimulai dari bulan Juli dan berlangsung hingga saat ini. IDF sendiri telah bekerja sama dengan Kaspersky Labs dan Lookout untuk menyelidiki insiden ini, pihaknya beranggapan bahwa Hamas merupakan dalang dari serangan ini, Namun para peneliti Lookout meragukan teori ini.

Menurut peneliti Lookout “Berdasarkan Tradecraft, struktur modular kode dan penggunaan protokol kriptografi yang digunakan tampaknya sangat canggih”.

IDF sampai saat ini bekerja sama dengan Lookout dan Kaspersky untuk mengidentifikasi target yang terinfeksi dan melindungi dari serangan yang lebih lanjut. Akan tetapi jika ada satu cara sederhana untuk terlindung dari ViperArt, yaitu dengan tidak mendownload aplikasi dari sumber pihak ketiga yang meragukan.

Cara Cepat Pintar Menjadi Hacker Professional

Menjadi Hacker Professional dengan Gaji Puluhan Juta Perbulan!