kursus android, kursus android jakarta, kursus android developer, pelatihan android, kursus pemrograman android

Google Memperketat Penggunaan OS Android – Berbeda dengan iOS, Android OS mudah digunakan diberbagai smartphone oleh pembuatnya. Namun kini Google memperketat aturan untuk memakai OS buatannya itu.

Kini, pembuat smartphone harus mempunyai sertifikasi jika ingin menjalankan aplikasi-aplikasi dasar (GApps) di sistem operasi Android. Jika vendor mangkir dalam memenuhi aturan ini, smartphone buatannya itu tak akan bisa menjalankan GApps tersebut.

Aturan semacam ini sebenarnya sudah ada sejak lama, namun banyak vendor pembuat ponsel yang mengabaikan aturan ini, karena mereka tetap bisa menyuntikkan GApps ke dalam smartphonenya itu, atau bahkan meminta pembeli smartphonenya untuk melakukan hal itu sendiri, namun hal itu kini tak bisa dilakukan lagi.

Dampak dari google memperketat penggunaan OS Android

Selain berdampak pada vendor pembuat smartphone, aturan ini juga berdampak pada pengguna yang suka mengoprek smartphonenya dengan menggunakan custom ROM. Pasalnya Google secara diam-diam mulai memblokir akses ke GApps untuk perangkat dengan custom ROM yang firmware-nya dibuat setelah 16 Maret.

Pada perangkat tersebut akan ada peringatan yang menyebut kalau perangkat itu tak mempunyai sertifikasi, dan penggunanya tak bisa login ke akun Googlenya. Untungnya Google masih memberikan keringanan bagi mereka.

Caranya adalah dengan mendaftarkan ID perangkat ke dalam whitelist setiap pengguna melakukan factory reset. Namun whitelist ini jumlahnya juga terbatas, hanya 100 ID, dan ini adalah masalah bagi pengguna yang rajin melakukan factory reset untuk menginstal firmware baru.

Pantau terus postingan dari Course-Net untuk mengetahui informasi seputar teknologi terkini. Selain itu, Course-Net juga membuka pelatihan untuk kamu yang ingin mendalami dunia teknologi dengan mengikuti kelas-kelas yang telah disediakan, kursus android bekasi misalnya 🙂