12 Hal yang Harus Diperhatikan Dalam Memilih Database Server

18 May 2018 By 0 Comments

contoh Database Server, makalah Database Server, pengertian Database Server, prinsip Database Server, fungsi utama Database Server12 Hal yang Harus Diperhatikan Dalam Memilih Database Server – Ada banyak software pengelola database (database server) yang memiliki kelebihan dan tentunya juga harga yang berbeda. Penentuan ini harus dilakukan sejak awal karena akan menentukan juga bagaimana sistem informasi dibangun, di mana programmer harus mengerti bagaimana cara memberikan perintah manipulasi data pada database server, dan perangkat keras apa yang dibutuhkan olehnya.


Ada banyak pilihan, mulai dari yang membutuhkan investasi besar sampai yang gratis tetapi cukup baik dalam mengelola data seperti MySQL dan PostgreSQL. Dalam melakukan pemilihan tentu diperlukan koordinasi dengan pihak-pihak yang terlibat dalam proyek pengembangan sistem informasi ini (Stakeholder).

Beberapa poin yang bisa dijadikan pertimbangan antara lain :


  1. Kapasitas penyimpanan sesuai kebutuhan jangka panjang.
  2. Keamanan data, memiliki password dan hak akses yang bisa dikonfigurasi secara aman.
  3. Kebutuhan perangkat keras yang dapat dipenuhi dengan sumber daya yang ada.
  4. Kemampuan yang memadai untuk menangani transaksi sesuai kebutuhan pengguna.
  5. Vendor yang cukup dikenal dan produk yang terus diperbaharui.
  6. Kompatibel dengan bahasa pemrograman yang digunakan oleh programmer.
  7. Bisa diakses dengan tools manajemen database, baik yang ter-integrasi atau pun yang tersedia di pasaran.
  8. Bisa dipelihara (maintenance) oleh staff teknologi informasi yang ada.
  9. Fasilitas dan metode backup dan restore yang sesuai standar.
  10. Harga.
  11. Fasilitas tambahan seperti kemampuan sinkronisasi atau replika antara server, bisa di-publish dengan mudah jika dibutuhkan, tidak tergantung pada perangkat keras tertentu, dan sebagainya.
  12. Dapat dikembangkan lebih lanjut untuk kebutuhan seperti business inteligent atau data warehousing.

Pada awal berkembangnya, database yang tersedia secara umum masih sangat terbatas kemampuannya. Untuk kelas PC, ada yang menjadi satu dengan development tools-nya, seperti dBase atau FoxPro. Pada masa itu database server lebih banyak digunakan oleh perusahaan-perusahaan besar seperti perbankan, perminyakan dan manufaktur besar. Sedikit contoh database server yang cukup populer adalah Informix dari IBM, juga R:Base yang dikembangkan dari MicroRIM oleh Boeing Computer Service, lalu ada Sybase dari Systemware. Masa itu, kemampuan database server untuk mendukung RDBMS (Relational Database Management System) yang sangat dibutuhkan untuk pengelolaan database skala besar. Yang kemudian menjadi sangat populer adalah Oracle dan Microsoft SQL-Server.


Untuk mengelola data di dalam database server dikembangkan bahasa Structured Query Language (SQL). Sebenarnya konsep bahasa pengelolaan data juga dikembangkan oleh kelompok software database kecil yang berbasiskan dBase (disebut xBase). Namun akhirnya SQL juga diadopsi oleh kelompok ini, karena SQL lebih bersifat universal dan mengikuti standar ANSI (American National Standard Institute), meski ada juga varian-variannya tergantung dari masing-masing vendor.


Kini database server telah berkembang sedemikian pesat sehingga mampu mengelola data dalam jumlah besar dan mempunyai banyak fasilitas seperti kemampuan data warehousing/data mining, OLAP, business intelligence application, dan sebagainya. Bahkan untuk mendukung kompatibilitas dengan produk-produk lama, beberapa vendor terkenal juga menyediakan fasilitas database migration toolkit untuk membantu migrasi format database. Apa pun yang ditawarkan, dalam menentukan produk database server ini sebaiknya tetap mengacu pada poin-poin yang telah disebutkan di atas.

Itulah 12 Hal yang Harus Diperhatikan Dalam Memilih Database Server. Tetap pantau postingan dari Course-Net untuk mengetahui informasi terkni seputar teknologi. Dan untuk kamu yang ingin mendalami dunia teknologi bisa bergabung bersama Course-Net dengan mengikuti kelas-kelas yang sesuai dengan kebutuhanmu. Mengikuti kelas belajar jadi hacker misalnya.